.: Anda Suka Blog Ini? :.

.: Komentar Warga FB :.

Khamis, 21 Oktober 2010

Islamic Fashion Festival: Mengundang Fitnah Terhadap Islam

1 ulasan

Penulis tidak punyai banyak ruang untuk berkomentar di sini disebabkan sedang menfokuskan final exam yang sedang berlangsung. Namun hati penulis juga tidak senang dan bergelora dengan perkembangan siasah dan Islam di Malaysia kini. Sangat mendukacitakan, Islam kini sedang dirobek dan ditarah di buminya sendiri yang kononnya dilaungkan sebagai negara Islam dengan penganjuran Islamic FMajlis Festival Fesyen ataupun Busana Muslim Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). Datin Paduka Seri Rosmah telah bertindak sebagai penaung program ini. Program yang langsung gagal mencerminkan imej sebenar Islam ini sebenarnya telah menyebabkan masyarakat Islam bahkan non-Muslim semakin keliru dengan apa yang dituntut Islam itu sendiri. Kini, program ini telah dibantah oleh beberapa pihak yang boleh kita ketahui melalui pautan di sini, sini, sini dan juga di sini serta melalui pautan facebook ini.

Secara peribadi, penulis berpandangan semua masyarakat Islam sedunia tanpa mengira perbezaan kaum, ideologi, dan seumpamanya sepatutnya membantah kewujudan program sebegini yang bukan sahaja menyalahi ajaran Islam, bahkan ia juga mampu memberikan pengertian dan salah faham terhadap Islam hatta yang lebih ditakuti adalah murka daripada Allah SWT.

Berikut adalah beberapa keping gambar berkaitan program tersebut sebagai bukti dan bukannya untuk dicontohi atau diikuti.



Jika diizinkan Allah, kelak penulis akan ketengahkan kepada para pembaca tentang aurat dan kaedah berpakaian yang dianjurkan Islam. Mudah-mudahan ianya menjelaskan kekeliruan khususnya buat mereka yang baru berjinak-jinak untuk mendekati Islam.

Isnin, 18 Oktober 2010

Amanat Wali Zaujah

1 ulasan
Saat Lafaz Sakinah-Far East



Heningnya...
Sunyi suasana...
Lafaz sakinah bermula

Apa rasa
Diterjemah hanya
Sebak abah, tangis ibunda

prechorus:

Adalah aku, wali puteriku
Serah kini amanahku ini pada mu
Nafkahilah dia, curah kasih dan cinta
Lebih dari yang ku berikan kepadanya

chorus:
Dulu esakkannya sandar di bahuku
Tangisannya kini ku serah padamu
Bukan bermakna, dia bukan milikku
Fitrahnya perlukanmu

Jadikanlah dia wanita syurga
Mengerti benar akan maharnya
Taat itu bukan hanya pada nama
Indah ia pada maksudnya


Ku akur
Akan pesanmu
Puterimu kini amanahku

Iringilah
Dengan doamu
Bahagia kami dari redhamu

Khamis, 7 Oktober 2010

Ibrah dari Mahar Seorang Saudara Baru

0 ulasan
Artikel ini dipetik daripada dudung.net untuk renungan dan tindakan semua.


Gambar hiasan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kemarin, ada cerita tentang pernikahan seorang Mualaf dari Negeri Belanda (Erik Meijer) dengan seorang artis kita (Maudy Koesnaedi), yang dimuat di Tabloid Nova tanggal 30 September 2001 (yang terbit hari ini).Pesta pernikahan yang indah, sampai-sampai tak sedikit tamu yang berfoto-ria, dengan latar belakang indah bernuansa Belanda.

Lepas dari segala kekurangan yang mungkin ada dalam acara pernikahan mereka, ada pelajaran yang menarik yang dapat diambil, yaitu tentang MAHAR yang diberikan oleh Tuan Erik Meijer kepada istrinya tercinta. Ia memberikan mahar berupa uang tunai 23.901 Gulden (sekitar Rp. 96 juta rupiah) dan seperangkat perhiasan, anting dan kalung emas bertatahkan berlian. Masya Allah!

Semoga saudara kita, Erik Meijer diberikan ketetapan iman Islam, dan mampu membangun keluarga yang Islami. Amiin.

Sungguh, Tuan Erik Meijer, telah mengikuti sunnah Rasulullah SAW, dengan memberikan MAHAR yang bernilai kepada istrinya. Ini berbeda dengan kebanyakan masyarakat kita sekarang ini, yang "Gemar" memberikan mahar berupa "Al-Qur'an dan seperangkat Alat Sholat". Saya tidak meragukan, bahwa Al-Qur'an adalah Kitab Suci yang mulia. Namun saya yakin, bahwa kebanyakan mempelai wanita tentu sudah memiliki Al-Qur'an & Alat Sholat (jika ia bukan mualaf).

Saya belum pernah membaca kisah para sahabat yang memberikan mahar sebagaimana Trend yang berkembang di tengah masyarakat kita sekarang ini. Yang ada adalah di zaman sahabat adalah, jika ia miskin, maka ia berikan harta yang terbaik yang dimilikinya. Atau jika ia benar-benar tidak punya harta, maka ia boleh memberikan "Hafalan Al-Qur'an" sebagai maharnya.

Mari kita renungkan ayat berikut:
Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya. -QS:An-Nisaa' (4):4

Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian menurut yang patut. Yang demikian itu merupakan ketentuan bagi orang-orang yang berbuat kebajikan. - QS:Al-Baqarah(2):236.

Mari kita renung pula kenyataan yang ada di masyarakat. Berapa banyak pasang suami-istri yang membaca Al-Qur'an setiap hari? Atau berapa sering sang suami sholat bersama sang istri dengan Perangkat Sholat yang diberikannya?

Al-Qur'an dan Seperangkat Alat Sholat dijadikan simbol kesholehan saat pernikahan. Namun setelah itu, tak jarang Al-Qur'an hanya disimpan rapi dalam lemari, jarang disentuh, apalagi dibaca, dihayati dan diamalkan. Alangkah ironis!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dalam Islam, permintaan dan pemberian MAHAR sangat berbeda dengan sifat materialis dan kepalsuan. Ini adalah ajaran Islam yang penuh hikmah, yang bertujuan untuk melindungi dan memuliakan wanita, serta memperkokoh keluarga. Sebagaimana kata-kata bijak berikut ini:
"Sebaik-baiknya laki-laki adalah yang memberikan mahar yang banyak, dan sebaik-baiknya wanita adalah yang tidak meminta mahar yang banyak".

Sang laki-laki berusaha maksimal, sang wanita tak banyak menuntut. Alangkah indahnya ....

Sebagai penutup perlu saya sampaikan, bahwa MAHAR yang tinggi akan menghambat pernikahan, sebagaimana yang terjadi di beberapa Negara Teluk Persia sekarang ini. Sampai-sampai pemerintahnya turun tangan memberikan Subsidi untuk Bujangan yang ingin menikah, agar dapat segera menikah.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat, minimal untuk saudara-saudara kita yang belum menikah. Dan mohon maaf, kalau ada kata-kata yang kurang berkenan di hati.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

"Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (nikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki, dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." - QS:An-Nuur (24):32

Komet Hartley 2 Kini Melintasi Langit Utara

0 ulasan

Kredit: Foto diambil oleh astronomer amatur Rolando Ligustri yang menggunakan teleskop sewaan 14-inch Global Rent-a-Scope di New Mexico. Ia menunjukkan komet ini berhampiran dengan Nebula Pacman (NGC 281)

Ada komet sedang menghampiri Bumi ketika ini. Komet 103P/Hartley 2 akan berada pada kedudukan paling hampir dengan Bumi pada 20 Okt ini.

Ketika itu, ia dijangkakan dapat dilihat sebagai objek yang agak kelam di langit sebelah Utara, dari kawasan mencerap yang gelap dan langit yang cantik.

Warna kehijauan komet ini mengingatkan saya akan Komet Lulin yang muncul beberapa tahun 2009 lepas.

Mengikut carta yang diberi di SINI, komet ini sedang merentasi buruj Cassiopeia dan Perseus serta Auriga, sepanjang bulan Oktober ini.

Cukup menarik untuk dikejar memandangkan ketinggiannya akan mencapai sekitar 30 darjah dari ufuk, dan waktu mencerap sekitar 2-3 pagi.


sumber: Falak Online




 

BICARA TINTA Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template